Ini adalah ketiga kalinya saya dan
teman-teman menghadiri dan mengikuti mata kuliah olimpisme pada hari Sabtu, 14
September 2013. Pada pertemuan saat itu, di akhir mata kuliah, saya,
teman-teman, dan Omjay makan siang bersama. Minggu sebelumnya kamu diberi tugas
membawa nasi bungkus dengan lauk ayam atau telur. Materi olimpisme yang
disampaikan Omjay saat itu adalah filosofi dan nilai-nilai dalam olimpisme.
Olimpiade berasal dari dua kata, yaitu
olympic/olimpia yang berarti nama tempat di Athena yang digunakan sebagai
penyelenggaraan festival olahraga bangsa Yunani kuno dan ism/isme yang berarti
sebuah paham atau ajaran merupakan tatanan sosial yang diyakini memiliki nilai
bila diterapkan dalam lingkungan masyarakat.
Olimpisme adalah dasar fundamental dan
filosofi kehidupan yang mencerminkan dan mengombinasikan keseimbangn antara
jasmani dan rohani serta mengharmonikan antara kehidupan, keolahragaan,
kebudayaan, dan pendidikan. Visi olimpisme adalah menempatkan olahraga di mana
saja sebagai wahana pembentukan manusia secara utuh yang harmonis dalam usaha
membangun suatu masyarakat yang damai dan saling menghormati. Paradigma olimpisme
dalam olimpiade terdiri dari dua, yaitu prestasi olahraga bukan yang utama dan
diskriminasi harus dihindarkan dalam setiap gerakan olimpiade. Olimpisme juga
mempunyai motto yang diusulkan oleh Father Henri Didon, yaitu Citius, Altius, Fortius yang berarti
lebih cepat, lebih tinggi, lebih kuat.
Di dalam olimpiade terdapat tiga nilai
kehidupan, yaitu living excelent, living respect, dan living friendship. Tiga nilai kehidupan tersebut mempunyai
nilai-nilai yang dapat dijabarkan.
Nilai-nilai yang terdapat dalam living excelent adalah sebagai berikut.
- Kerja keras.
- Pantang menyerah.
- Fokus.
- Terus belajar.
- Keseimbangan
antara kebugaran fisik, motivasi, dan kekuatan mental.
Nilai-nilai yang terdapat dalam living respect adalah sebagai berikut.
- Perbedaan
pendapat.
- Perbedaan
keyakinan.
- Perbedaan
keragaman budaya.
- Perbedaan
suku dan bangsa.
- Hak-hak
manusia.
- Pencapaian
prestasi.
Nilai-nilai yang terdapat dalam living friendship adalah sebagai
berikut.
- Persahabatan.
- Bersimpati
dan berempati.
- Kerjasama.
- Saling memberi
dan melayani.
- Saling
mendukung.
Tidak hanya nilai-nilai kehidupan,
ternyata dalam olimpiade juga terdapat nilai-nilai moral. Ketujuh nilai moral
tersebut adalah sebagai berikut.
- Kesempurnaan
dalam kinerja.
- Berpartisipasi
dalam kegembiraan dan kesenangan.
- Kejujuran
dalam berkompetisi.
- Rasa hormat
terhadap sesama tanpa memandang
perbedaan bangsa, budaya, suku maupun orang per orang.
- Pengembangan
kualitas manusia.
- Kepemimpinan
yang dilandasi oleh kebersamaa berlatih, bekerja, dan berkompetisi.
- Kedamaian
antar bangsa.
Penjabaran nilai-nilai gerakan olimpiade
dan olimpisme secara luas dalam kehidupan adalah sebagai berikut.
- Visioner
(tujuan jangka panjang).
- Peaceful
(kedamaian).
- No
Discrimination (tidak diskriminatif).
- Mutual
Understanding (saling memahami).
- Friendship
(persahabatan).
- Solidarity
(solidaritas).
- Fair Play
(kejujuran,adil,wajar).
- Excellence
(keunggulan).
- Fun
(kesenangan).
- Respect
(menghargai).
- Human Development (pengembangan diri).
- Leadership
(Kepemimpinan).
- Motivation
(semangat,pantang menyerah).
- Team Work
(kerjasama,sinergi).